Tekanan Pada Bejana Berhubungan

Posted: Oktober 31, 2012 by hansyosef in Kelas XI

Pernahkah kalian memperhatikan gelas yang berisi air?

atau memperhatikan teko air yang berisi air?

mungkin ada baiknya kalian coba dirumah, yakni ambil selang yang transparan lalu isi dengan air sampai penuh, tutup kedua ujung agar air tidak keluar. kemudian ratakan kedua ujungnya dan lepas kedua lubang yang ditutup tadi perhatikan airnya maka terlihat air sama rata. coba tempelkan di tembok dengan memegangnya, lalu naik dan turunkan. kalau dinaikkan maka airnya tumpah di ujung selang yang rendah dan begitu pula jika diturunkan. nah itu perinsip kerja bejana berhubungan.

contoh gambarnya…

perhatikan gambar di atas terutama isi zat cairnya, walaupun bentuknya berbeda-beda zat cair yang didalamnya tetap sama tingginya

Bejana berhubungan sering dipergunakan oleh tukan kayu untuk membuat langit-langit rumah agar ujung di empat sudutnya sama rata.

Contoh bejana berhubungan dalam kehidupan sehari-hari

1. teko air / cerek

Teko atau cerek dipergunakan untuk memudahkan kalian menumpahkan air dan kalian dapat menatur keluarnya air, hal ini karena air didalam cerek selalu rata.

2. penyifat datar

HUKUM ARCHIMEDES

Sobat…. pasti bertanya tanya apa itu Hukum Archimedes…

untuk lebih faham coba simak yang dibawah ini..

kalian kan pernah berenang, terus berenangnya bareng teman, nah pada saat berenang ada yang minta di gendong… dari belakang…

ternyata walaupun badannya besar kalian tetap bisa menggendongnya dengan mudah…. nah ini juga yang dialami oleh mas archimedes (haa… ha… Sttt… tapi dai bukan orang jawa lho tapi dia orang italia). ok kita lanjut….

menurut nya, ringannya berat itu disebabkan air ikut mbantuin ngangkat

jadinya enteng deh….

lihat ilustrasi dibawah ini:

percobaan archimedes

air yang terbuang sebanyak berat yang terangkat keatas yakni

berat benda sebesar 7 lb sebelum di masukan kedalam air ternyata setelah dimasukan kedalam air benda itu berkurang 3lb.Dari mana tahunya dari air yang tumpah dari bejan setelah di timbang ternyat seberat 3lb juga.

nah faham kan sekarang:

selanjutnya bisa gak itu direkayasa biar jadi tenggelam, melayang dan terapung?

ternyata bisa.. menurutnya dengan cara di kurangi massa jenisnya

contohnya ilustrasi dibawah ini

Pengurangan massa jenis
    • telur digambar paling kiri tenggelam berarti massa jenisnya lebih besar dari massa jenis air  (ρtelur > ρair)
    • telur digambar tengah melayang berarti massa jenisnya sama dengan air (ρtelur = ρair)
    • telur di gambar kanan terapung berarti massa jenisnya lebih kecil dari massa jenis air (ρtelur < ρair)

ok semakin faham bukan…?

rumusnya sekarang…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s